KARENA MEREKA AKU DISINI…
KARENA MEREKA AKU BERJUANG
UNTUK MEREKA AKU BENGKIT DARI KETERPURUKAN
UNTUK MEREKA AKU MENCOBA BERTAHAN, DAN TERUS BERTAHAN…
YAH…
AWALNYA HANYA UNTUK MEREKA….HANYA DEMI MEREKA…
TAPI KINI….
AKU BERDIRI DISINI,BERTAHAN …BERJUANG..
BUKAN HANYA KARENA MEREKA…..
TAPI….
UNTUKKU….HIDUPKU….
DAN SEMUA TERJADI KARENA
BEGITU BANYAK CINTA DI SEKITARKU..CINTA UNTUKKU…CINTA…CINTA…DANHANYA CINTA…
YANG KINI MEMBUATKU BERTAHAN MENUNGGU WAKTU YANG TEPAT ITU TIBA…
Senin, 28 April 2008
Kata iya
Mengangguk kata setuju
Tapi bukan berarti iya
Mengapa sahabat tak bertanya ?!
Hanya bergeleng kepala
Kalau sahabat tak paham
Uneg-uneg jangan disimpan
Ungkapkan semua perasaan
Hak berpendapat dijamin undang-undang
Sudah jelas di pasal dua delapan
Diam bukanlah emas
Emas ada di busang
Katanya sedang diributkan
Siapa yang bakal jadi jutawan
Mungkin mereka yang menambang
Sahabat juga mungkin nanti kecipratan
He…. he….
Jangan terlalu banyak termangu
Sebentar lagi kan pemilu.pilkada dan pilpres
Jangan sampai terpancing isyu
Sekarang kan musim dikompor-komporin
Apa lagi sambil dikipas-kipasin
Bisa-bisa kebakaran nanti
Mengangguk kata setuju
Tapi bukan berarti iya
Mengapa sahabat tak bertanya ?!
Hanya bergeleng kepala
Kalau sahabat tak paham
Uneg-uneg jangan disimpan
Ungkapkan semua perasaan
Hak berpendapat dijamin undang-undang
Sudah jelas di pasal dua delapan
Diam bukanlah emas
Emas ada di busang
Katanya sedang diributkan
Siapa yang bakal jadi jutawan
Mungkin mereka yang menambang
Sahabat juga mungkin nanti kecipratan
He…. he….
Jangan terlalu banyak termangu
Sebentar lagi kan pemilu.pilkada dan pilpres
Jangan sampai terpancing isyu
Sekarang kan musim dikompor-komporin
Apa lagi sambil dikipas-kipasin
Bisa-bisa kebakaran nanti
sepertinya semua yang kulakukan akan salah..
adakah aku telah salah?
adakah aku terlalu berharap bahwa semua yang kuimpikan akan
terwujud tanpa reversi realita?
entahlah..
ketika rasa mencintai dalam hati..
gamang untuk ungkapkan jujur selalu ada menyertai..
atau sebaiknya aku diam dan membiarkan perasaan ini tergerogoti
rayap-rayap kekecewaan..
karena rasanya tak ada jawaban bahagia siap untuk terdengar..
sepertinya semua yang kulakukan akan salah..
adakah aku telah salah?
adakah aku terlalu berharap bahwa semua yang kuimpikan akan
terwujud tanpa reversi realita?
entahlah..
ketika rasa mencintai dalam hati..
gamang untuk ungkapkan jujur selalu ada menyertai..
atau sebaiknya aku diam dan membiarkan perasaan ini tergerogoti
rayap-rayap kekecewaan..
karena rasanya tak ada jawaban bahagia siap untuk terdengar..
sepertinya semua yang kulakukan akan salah..
Potret diri
Pagi yang indah kujelang kembali
Menghempaskan mimpi meraih bergantinya hari
Di ufuk timur tersirat cahaya kedamaian
Membangkitkan semangat menghangatkan perasaan
Hembusan angin menemaniku berjalan
Mengiringi langkah berpadu dalam kepastian
Gemersik dedaunan bak irama kehidupan
Selalu setia menyanyikan lagu kemenangan hati
Dalam menggapai makna cita-cita dan cinta
Dalam mewujudkan makna hidup yang sesungguhnya
Biarkan pergantian hari terus berjalan
Karena setiap saat akan selalu kujelang
Masa demi masa berlalu sudah
Kemana kakiku berjalan melangkah
Liku-liku kehidupan mengukir sejarah
Kini saatnya berpotret diri
Berbenah dari segala keburukan
Meningkatkan semua kebaikan
Kini saatnya tuk membuka pintu hati
Memaafkan semua kehilafan
Mari kita sambut dengan gembira
Dengan memperbanyak ibadah
Tuk menggapai tingkatan taqwa
Derajat tertinggi disisi tuhan
Semoga Allah selalu membimbing kita
Dan nanti memasukkan kita dalam surga-Nya
Amiin
Pagi yang indah kujelang kembali
Menghempaskan mimpi meraih bergantinya hari
Di ufuk timur tersirat cahaya kedamaian
Membangkitkan semangat menghangatkan perasaan
Hembusan angin menemaniku berjalan
Mengiringi langkah berpadu dalam kepastian
Gemersik dedaunan bak irama kehidupan
Selalu setia menyanyikan lagu kemenangan hati
Dalam menggapai makna cita-cita dan cinta
Dalam mewujudkan makna hidup yang sesungguhnya
Biarkan pergantian hari terus berjalan
Karena setiap saat akan selalu kujelang
Masa demi masa berlalu sudah
Kemana kakiku berjalan melangkah
Liku-liku kehidupan mengukir sejarah
Kini saatnya berpotret diri
Berbenah dari segala keburukan
Meningkatkan semua kebaikan
Kini saatnya tuk membuka pintu hati
Memaafkan semua kehilafan
Mari kita sambut dengan gembira
Dengan memperbanyak ibadah
Tuk menggapai tingkatan taqwa
Derajat tertinggi disisi tuhan
Semoga Allah selalu membimbing kita
Dan nanti memasukkan kita dalam surga-Nya
Amiin
Paradigma
Hari demi hari terus berjalan
Pergantian waktupun tidak dapat dielakan
Perubahan adalah sebuah realitas yang harus dihadapi
Sebagai konsekwensi logis atas akhir dari setiap langkah
Paradigma hidup merupakan acuan dalam melangkah
Sebagai barometer dalam menjalani hidup
Menuju sebuah wujud misteri ‘Cita-cita’
Perenungkan kembali tentang Paradigma hidup
Tentang cita-cita yang masih tergantung di angkasa
Katakanlah kamu bisa untuk meraihnya
Kamu bisa untuk menjalaninya
Gapailah semuanya impianmu
Hari demi hari terus berjalan
Pergantian waktupun tidak dapat dielakan
Perubahan adalah sebuah realitas yang harus dihadapi
Sebagai konsekwensi logis atas akhir dari setiap langkah
Paradigma hidup merupakan acuan dalam melangkah
Sebagai barometer dalam menjalani hidup
Menuju sebuah wujud misteri ‘Cita-cita’
Perenungkan kembali tentang Paradigma hidup
Tentang cita-cita yang masih tergantung di angkasa
Katakanlah kamu bisa untuk meraihnya
Kamu bisa untuk menjalaninya
Gapailah semuanya impianmu
Dengarlah kami
Saat kaki melangkah
Sejenak hati berfikir tentang keadilan
Ketika bangsa kita dilanda bencana
Ketika rakyat kecil dirundung duka
Ketika semua orang bertanya
Mana yang benar dan mana yang salah ?!
Banyak sosok muncul seolah pakar
Berteriak-teriak seakan benar
Seharusnya begini dan seharusnya begitu !!
Ternyata semua hanya teori yang membingungkan
Di sudut-sudut kota dan pelosok negeri ini
Rakyat jelata menggeliat kelaparan
Anak-anak mulai putus harapan
Akan kemana kami mencari
Napas kebebasan yang semakin menyesakkan dada
Angin kehidupan yang mulai hilang entah kemana
Sungguh tragis dan ironis nasib bangsa ini
Rupiah terpuruk dalam kekhawatiran
Si awam hanya bertanya
Dosa siapakah ini ?!
Kok kami yang mendapat siksa
Kami tidak butuh banyak partai
Yang kami butuh banyak beras
Kami perlu banyak susu
Kami perlu makan
Dan kami perlu keadilan
Saat kaki melangkah
Sejenak hati berfikir tentang keadilan
Ketika bangsa kita dilanda bencana
Ketika rakyat kecil dirundung duka
Ketika semua orang bertanya
Mana yang benar dan mana yang salah ?!
Banyak sosok muncul seolah pakar
Berteriak-teriak seakan benar
Seharusnya begini dan seharusnya begitu !!
Ternyata semua hanya teori yang membingungkan
Di sudut-sudut kota dan pelosok negeri ini
Rakyat jelata menggeliat kelaparan
Anak-anak mulai putus harapan
Akan kemana kami mencari
Napas kebebasan yang semakin menyesakkan dada
Angin kehidupan yang mulai hilang entah kemana
Sungguh tragis dan ironis nasib bangsa ini
Rupiah terpuruk dalam kekhawatiran
Si awam hanya bertanya
Dosa siapakah ini ?!
Kok kami yang mendapat siksa
Kami tidak butuh banyak partai
Yang kami butuh banyak beras
Kami perlu banyak susu
Kami perlu makan
Dan kami perlu keadilan
Jumat, 21 Maret 2008
semangat yang hilang
Remaja merupakan kata yang menyengkan bagi anak-anak tetapi menakutkan bagi orang tua
Remaja adalah sosok yang terlihat sangat ideal dan berpotensi dalam segala segala bidang kehidupan.kaum muda dapat menggantikan posisi kaum tua, tetapi kaum tua belum tentu dapat menggantikan posisi kaum muda. Bung karno pernah mengatakan “berikan aku sepuluh pemuda, maka akan aku guncang dunia!”tetapi melambangkan betapa hebatnya dan berpengaruhnya serta berpotensinya para pemuda.
Kalau kita mau kembali membuka sejarah penjajahan bangsa Indonesia, maka dapat kita lihat bagaimana gerakan pemuda mempertahankan tanah air yang tercinta ini. Bukan hanya harta dan benda yang mereka korbankan, bahkan nyawa pun mereka pertaruhkan.
Begitu besarnya peranan kaum muda zaman sekarang, tentunya sangat jauh sekali perbedaannya seiring dengan perubahan zaman modern yang globalisasi seperti sekarang ini.pemuda sekarang seperti pemuda setengah abad silam, semangat dan keberanian pemuda sekarang tidak lagi seperti keberanian pemuda kemarin.maka patutlah kita mempertanyakannya mengapa?
Tentu saja dengan pertanyaan diatas hanya kita yang mampu menjawabnya,tak perlu dijawab dengan lisan yang cenderung ngomongnya hipokrit, tetapi harus dibuktikan dengan langkah nyata perubahan yang merupakan pembuktian dalam sebuah langkah kongkrit.
Kita harus dapat meniru semangat dan pengorbanan pemuda masa lalu.kita tidak boleh terjebak dengan arus globalisasi dan pengaruh budaya barat yang cenderung membuat kita mandul dalam berbuat dan berkarya. Memang lebih susah jadi seorang pelopor dari pada seorang pengekor.
Terlebih lagi semangat pemuda daerah yang cenderung enggan mengatakan dari mana ia berasal, sehingga sangat sulit baginya untuk kembali kedaerah untuk membangun daerahnya dengan segala ilmu dan semangat yang ia miliki,.kalau kita lebih terbuka lagi, kaum muda adalah barisan terdepan dalam membangun dan memajukan dearahnya dan kedatangan kaum muda yang sangat dinantikan masarakat dalam melakukan perubahan yang mungkin sudah lama dinanti-nantikan masarakat yang mendabakan kesejahteraan.
Kaum muda sekarang sudah terdegradasi dari realitas sosial sebenarnya,karena kaum muda sekarang sudah terjakit penyakit apatis yang bahkan sudah mengalami akut.yang menjadi pertanyaan mendasar dimana peran pemuda dalam melakukan perubahan yang katanya agen perubahan?.
Sadar atau tidak kita (kaum muda) sekarang adalah kita menjadi persoalan bangsa yang amat serius yang dapat menghancurkan kehidupan bernegara yang seharusnya itu tidak lagi kita pikirkan,jika kita tidak segera bangkit dari keterlenaan kita maka siap –siap akan kehancuran dan kita tidak lagi bisa meneruskan semangat dan perjuangan dari para pendahulu kita.
ayo tunjukkkan tajimu pemuda mari kita sama sama rapatkan barisan untuk membangun bangsa dan daerah kita jangan cuma diam atau jadi penonton.karena jika anda tidak menjadi bagian dari penyelesaian maka anda adalah bagian dari persoalan.
Remaja adalah sosok yang terlihat sangat ideal dan berpotensi dalam segala segala bidang kehidupan.kaum muda dapat menggantikan posisi kaum tua, tetapi kaum tua belum tentu dapat menggantikan posisi kaum muda. Bung karno pernah mengatakan “berikan aku sepuluh pemuda, maka akan aku guncang dunia!”tetapi melambangkan betapa hebatnya dan berpengaruhnya serta berpotensinya para pemuda.
Kalau kita mau kembali membuka sejarah penjajahan bangsa Indonesia, maka dapat kita lihat bagaimana gerakan pemuda mempertahankan tanah air yang tercinta ini. Bukan hanya harta dan benda yang mereka korbankan, bahkan nyawa pun mereka pertaruhkan.
Begitu besarnya peranan kaum muda zaman sekarang, tentunya sangat jauh sekali perbedaannya seiring dengan perubahan zaman modern yang globalisasi seperti sekarang ini.pemuda sekarang seperti pemuda setengah abad silam, semangat dan keberanian pemuda sekarang tidak lagi seperti keberanian pemuda kemarin.maka patutlah kita mempertanyakannya mengapa?
Tentu saja dengan pertanyaan diatas hanya kita yang mampu menjawabnya,tak perlu dijawab dengan lisan yang cenderung ngomongnya hipokrit, tetapi harus dibuktikan dengan langkah nyata perubahan yang merupakan pembuktian dalam sebuah langkah kongkrit.
Kita harus dapat meniru semangat dan pengorbanan pemuda masa lalu.kita tidak boleh terjebak dengan arus globalisasi dan pengaruh budaya barat yang cenderung membuat kita mandul dalam berbuat dan berkarya. Memang lebih susah jadi seorang pelopor dari pada seorang pengekor.
Terlebih lagi semangat pemuda daerah yang cenderung enggan mengatakan dari mana ia berasal, sehingga sangat sulit baginya untuk kembali kedaerah untuk membangun daerahnya dengan segala ilmu dan semangat yang ia miliki,.kalau kita lebih terbuka lagi, kaum muda adalah barisan terdepan dalam membangun dan memajukan dearahnya dan kedatangan kaum muda yang sangat dinantikan masarakat dalam melakukan perubahan yang mungkin sudah lama dinanti-nantikan masarakat yang mendabakan kesejahteraan.
Kaum muda sekarang sudah terdegradasi dari realitas sosial sebenarnya,karena kaum muda sekarang sudah terjakit penyakit apatis yang bahkan sudah mengalami akut.yang menjadi pertanyaan mendasar dimana peran pemuda dalam melakukan perubahan yang katanya agen perubahan?.
Sadar atau tidak kita (kaum muda) sekarang adalah kita menjadi persoalan bangsa yang amat serius yang dapat menghancurkan kehidupan bernegara yang seharusnya itu tidak lagi kita pikirkan,jika kita tidak segera bangkit dari keterlenaan kita maka siap –siap akan kehancuran dan kita tidak lagi bisa meneruskan semangat dan perjuangan dari para pendahulu kita.
ayo tunjukkkan tajimu pemuda mari kita sama sama rapatkan barisan untuk membangun bangsa dan daerah kita jangan cuma diam atau jadi penonton.karena jika anda tidak menjadi bagian dari penyelesaian maka anda adalah bagian dari persoalan.
Langgan:
Entri (Atom)