Selasa, 12 Januari 2010
aku belum usai
Aku tahu bahwa aku belum lagi usai. Juga belum selesai dengan segala mimpi dan harapan yang tercanang menjadi deretan kerja yang, bagaimana pun, harus kulakoni hingga bintangku dilangit ku gapai. Lalu, tongkat estafet kugulirkan pada titik selanjutnya. Dan jika saat itu tiba, aku kan tersenyum menyambutmu. Membentangkan tanganku untuk kemudian mendekapmu dalam pelukan hangat nan mesra, sambil kubisikkan;
BERTEMU KAWAN LAMA
teringat empat setengah tahun lalu
saat ikrar bersama terlontar
bahwa akan ada waktunya kita berjumpa lagi
untuk pertemuan yang terputus sementara ini
lantaran menuntut ilmu di tempat yang berbeda
hari ini aku akan bertemu kawan lama
menumpah rasa rindu
semoga pertemanan kita abadi selamanya
saat ikrar bersama terlontar
bahwa akan ada waktunya kita berjumpa lagi
untuk pertemuan yang terputus sementara ini
lantaran menuntut ilmu di tempat yang berbeda
hari ini aku akan bertemu kawan lama
menumpah rasa rindu
semoga pertemanan kita abadi selamanya
Senin, 28 April 2008
KARENA MEREKA AKU DISINI…
KARENA MEREKA AKU BERJUANG
UNTUK MEREKA AKU BENGKIT DARI KETERPURUKAN
UNTUK MEREKA AKU MENCOBA BERTAHAN, DAN TERUS BERTAHAN…
YAH…
AWALNYA HANYA UNTUK MEREKA….HANYA DEMI MEREKA…
TAPI KINI….
AKU BERDIRI DISINI,BERTAHAN …BERJUANG..
BUKAN HANYA KARENA MEREKA…..
TAPI….
UNTUKKU….HIDUPKU….
DAN SEMUA TERJADI KARENA
BEGITU BANYAK CINTA DI SEKITARKU..CINTA UNTUKKU…CINTA…CINTA…DANHANYA CINTA…
YANG KINI MEMBUATKU BERTAHAN MENUNGGU WAKTU YANG TEPAT ITU TIBA…
KARENA MEREKA AKU BERJUANG
UNTUK MEREKA AKU BENGKIT DARI KETERPURUKAN
UNTUK MEREKA AKU MENCOBA BERTAHAN, DAN TERUS BERTAHAN…
YAH…
AWALNYA HANYA UNTUK MEREKA….HANYA DEMI MEREKA…
TAPI KINI….
AKU BERDIRI DISINI,BERTAHAN …BERJUANG..
BUKAN HANYA KARENA MEREKA…..
TAPI….
UNTUKKU….HIDUPKU….
DAN SEMUA TERJADI KARENA
BEGITU BANYAK CINTA DI SEKITARKU..CINTA UNTUKKU…CINTA…CINTA…DANHANYA CINTA…
YANG KINI MEMBUATKU BERTAHAN MENUNGGU WAKTU YANG TEPAT ITU TIBA…
Kata iya
Mengangguk kata setuju
Tapi bukan berarti iya
Mengapa sahabat tak bertanya ?!
Hanya bergeleng kepala
Kalau sahabat tak paham
Uneg-uneg jangan disimpan
Ungkapkan semua perasaan
Hak berpendapat dijamin undang-undang
Sudah jelas di pasal dua delapan
Diam bukanlah emas
Emas ada di busang
Katanya sedang diributkan
Siapa yang bakal jadi jutawan
Mungkin mereka yang menambang
Sahabat juga mungkin nanti kecipratan
He…. he….
Jangan terlalu banyak termangu
Sebentar lagi kan pemilu.pilkada dan pilpres
Jangan sampai terpancing isyu
Sekarang kan musim dikompor-komporin
Apa lagi sambil dikipas-kipasin
Bisa-bisa kebakaran nanti
Mengangguk kata setuju
Tapi bukan berarti iya
Mengapa sahabat tak bertanya ?!
Hanya bergeleng kepala
Kalau sahabat tak paham
Uneg-uneg jangan disimpan
Ungkapkan semua perasaan
Hak berpendapat dijamin undang-undang
Sudah jelas di pasal dua delapan
Diam bukanlah emas
Emas ada di busang
Katanya sedang diributkan
Siapa yang bakal jadi jutawan
Mungkin mereka yang menambang
Sahabat juga mungkin nanti kecipratan
He…. he….
Jangan terlalu banyak termangu
Sebentar lagi kan pemilu.pilkada dan pilpres
Jangan sampai terpancing isyu
Sekarang kan musim dikompor-komporin
Apa lagi sambil dikipas-kipasin
Bisa-bisa kebakaran nanti
sepertinya semua yang kulakukan akan salah..
adakah aku telah salah?
adakah aku terlalu berharap bahwa semua yang kuimpikan akan
terwujud tanpa reversi realita?
entahlah..
ketika rasa mencintai dalam hati..
gamang untuk ungkapkan jujur selalu ada menyertai..
atau sebaiknya aku diam dan membiarkan perasaan ini tergerogoti
rayap-rayap kekecewaan..
karena rasanya tak ada jawaban bahagia siap untuk terdengar..
sepertinya semua yang kulakukan akan salah..
adakah aku telah salah?
adakah aku terlalu berharap bahwa semua yang kuimpikan akan
terwujud tanpa reversi realita?
entahlah..
ketika rasa mencintai dalam hati..
gamang untuk ungkapkan jujur selalu ada menyertai..
atau sebaiknya aku diam dan membiarkan perasaan ini tergerogoti
rayap-rayap kekecewaan..
karena rasanya tak ada jawaban bahagia siap untuk terdengar..
sepertinya semua yang kulakukan akan salah..
Potret diri
Pagi yang indah kujelang kembali
Menghempaskan mimpi meraih bergantinya hari
Di ufuk timur tersirat cahaya kedamaian
Membangkitkan semangat menghangatkan perasaan
Hembusan angin menemaniku berjalan
Mengiringi langkah berpadu dalam kepastian
Gemersik dedaunan bak irama kehidupan
Selalu setia menyanyikan lagu kemenangan hati
Dalam menggapai makna cita-cita dan cinta
Dalam mewujudkan makna hidup yang sesungguhnya
Biarkan pergantian hari terus berjalan
Karena setiap saat akan selalu kujelang
Masa demi masa berlalu sudah
Kemana kakiku berjalan melangkah
Liku-liku kehidupan mengukir sejarah
Kini saatnya berpotret diri
Berbenah dari segala keburukan
Meningkatkan semua kebaikan
Kini saatnya tuk membuka pintu hati
Memaafkan semua kehilafan
Mari kita sambut dengan gembira
Dengan memperbanyak ibadah
Tuk menggapai tingkatan taqwa
Derajat tertinggi disisi tuhan
Semoga Allah selalu membimbing kita
Dan nanti memasukkan kita dalam surga-Nya
Amiin
Pagi yang indah kujelang kembali
Menghempaskan mimpi meraih bergantinya hari
Di ufuk timur tersirat cahaya kedamaian
Membangkitkan semangat menghangatkan perasaan
Hembusan angin menemaniku berjalan
Mengiringi langkah berpadu dalam kepastian
Gemersik dedaunan bak irama kehidupan
Selalu setia menyanyikan lagu kemenangan hati
Dalam menggapai makna cita-cita dan cinta
Dalam mewujudkan makna hidup yang sesungguhnya
Biarkan pergantian hari terus berjalan
Karena setiap saat akan selalu kujelang
Masa demi masa berlalu sudah
Kemana kakiku berjalan melangkah
Liku-liku kehidupan mengukir sejarah
Kini saatnya berpotret diri
Berbenah dari segala keburukan
Meningkatkan semua kebaikan
Kini saatnya tuk membuka pintu hati
Memaafkan semua kehilafan
Mari kita sambut dengan gembira
Dengan memperbanyak ibadah
Tuk menggapai tingkatan taqwa
Derajat tertinggi disisi tuhan
Semoga Allah selalu membimbing kita
Dan nanti memasukkan kita dalam surga-Nya
Amiin
Paradigma
Hari demi hari terus berjalan
Pergantian waktupun tidak dapat dielakan
Perubahan adalah sebuah realitas yang harus dihadapi
Sebagai konsekwensi logis atas akhir dari setiap langkah
Paradigma hidup merupakan acuan dalam melangkah
Sebagai barometer dalam menjalani hidup
Menuju sebuah wujud misteri ‘Cita-cita’
Perenungkan kembali tentang Paradigma hidup
Tentang cita-cita yang masih tergantung di angkasa
Katakanlah kamu bisa untuk meraihnya
Kamu bisa untuk menjalaninya
Gapailah semuanya impianmu
Hari demi hari terus berjalan
Pergantian waktupun tidak dapat dielakan
Perubahan adalah sebuah realitas yang harus dihadapi
Sebagai konsekwensi logis atas akhir dari setiap langkah
Paradigma hidup merupakan acuan dalam melangkah
Sebagai barometer dalam menjalani hidup
Menuju sebuah wujud misteri ‘Cita-cita’
Perenungkan kembali tentang Paradigma hidup
Tentang cita-cita yang masih tergantung di angkasa
Katakanlah kamu bisa untuk meraihnya
Kamu bisa untuk menjalaninya
Gapailah semuanya impianmu
Langgan:
Entri (Atom)